Kota Malang – Komitmen Polresta Malang Kota gandeng petani lokal perkuat ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan dengan panen Jagung kering. (Senin, 25/08).
Melalui jajaran Polsek Kedungkandang melaksanakan panen 1,3 ton jagung yang ditanam di lahan seluas 4.800 meter persegi yang berada di Jl Rajasa, Bumiayu, Kedungkandang.
Kanit Binmas Polsek Kedungkandang, Ipda Agus Widodo didampingi Kanit Provost serta Pak Bhabin Aiptu Totok Supriyadi, bersama 45 anggota Kelompok Tani (Kopoktan) Tani Rejo Kelurahan Arjowinangun.
Ipda Agus mengatakan bahwa panen ini merupakan salah satu bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung program pemerintah..
“Panem bersama para petani Tani Rejo ini wujud komitmen kamu perkuat ketahanan pangan masyarakat, kehadirsn kami selain membantu panen sekaligus memastikan hasil panen dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kesejahteraan warga,” ujarnya.
Panen sinergi antara Polresta Malang Kota dan Kopoktan yang dikoorinatori Pak Sumantri ini penuh semangat gotong royong wujud kerukunan para petani Indonesia.
Perlu kita ketahui bahwan Bibit jagung yang digunakan adalah jenis Syng’enta, hasil kerja sama Polresta Malang Kota dengan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang.
“Bibit tersebut ditanam pada 21 Mei 2025 dan kini menghasilkan panen melimpah. Jagung kering seberat 1,3 ton ini selanjutnya akan didistribusikan ke PT Sangpenabur di Kabupaten Malang” jelas Ipda Agus.
Polresta Malang Kota juga menegaskan akan terus mengawal proses pendistribusian hasil panen agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan pribadi.
Dengan demikian, panen ini tidak hanya bermanfaat bagi petani lokal, tetapi juga mendukung program nasional dalam menjaga ketersediaan pangan.
Melalui kolaborasi dengan masyarakat tani, Polresta Malang Kota membuktikan bahwa kepolisian menjadi motor penggerak dalam program swasembada pangan.
Panen jagung kali ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara aparat kepolisian dan warga untuk mendukung ketahanan pangan di tingkat wilayah.