JEMBRANA – Antrian panjang kendaraan yang akan menyeberang dari Bali menuju Pulau Jawa sejak Sabtu (14/3/26) membuat petugas gabungan Operasi Ketupat Agung 2026 di Jembrana terus bekerja optimal.
Polres Jembrana tetap menunjukan komitmen dalam pelayanan maksimal menangani antrean panjang kendaraan tersebut.
Bersama petugas gabungan, Polres Jembrana melakukan pola – pola pengaturan arus lalu lintas, mendorong kendaraan yang mogok saat antrian hingga melakukan penanganan medis saat pemudik mengalami kelelahan hingga pingsan.
Tak hanya itu, Polisi yang bertugaspun rela menjadi sopir truk dadakan demi kelancaran arus dan pengemudi truk tidak kehilangan nomor antrian.
Peristiwa tersebut terjadi ketika kendaraan truk yang bersangkutan sudah memasuki giliran untuk bergerak maju dalam antrean menuju pelabuhan.

Namun secara tiba-tiba sopir harus turun dari kendaraannya karena ia mengalami sakit perut yang tidak dapat ditahan.
Melihat kondisi tersebut, petugas Satlantas Polres Jembrana yang bertugas mengatur arus kendaraan segera mengambil langkah cepat agar situasi antrean tetap tertib dan tidak menimbulkan hambatan bagi kendaraan di belakangnya.
Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati melalui Kasi Humas Polres Jembrana, Ipda I Putu Budi Arnaya, mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat.
“Petugas di lapangan melihat sopir truk mengalami sakit perut sehingga harus turun dari kendaraan, jadi agar antrean tetap berjalan lancar, anggota membantu menjalankan kendaraan tersebut,” ujarnya, Selasa (17/3/26).
Ia menegaskan bahwa Polres Jembrana tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, humanis, dan responsif kepada masyarakat, khususnya di tengah meningkatnya mobilitas kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk.
“Kami mengimbau kepada para pengemudi agar selalu menjaga kondisi kesehatan saat berkendara serta tetap mengikuti arahan petugas di lapangan dan bila memerlukan bantuan, segera hubungi layanan call center 110 bebas pulsa, maka kami akan segera tindaklanjuti, ” pungkasnya.