Polres Bandara Soetta Amankan 4 Tersangka Kasus Peredaran 8.500 Vape Okerbaya Senilai 42,5 M

JAKARTA – Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mengungkap kasus peredaran cartridge vape berisi obat keras berbahaya (Okerbaya) jenis etomidate, dengan nilai ekonomi mencapai Rp 42,5 miliar.

Pengungkapan itu disebut-sebut sebagai yang terbesar di Indonesia untuk kasus sejenis. Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol Ronald Sipayung mengatakan dalam kasus itu pihaknya mengamankan 4 pelaku berinisial ASW, KH, dan CW tiga warga negara asing (WNA) asal

KOTA MALANG – Ada sekitar 85 rumah sakit di Malang yang membutuhkan suplai darah dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang dengan kebutuhan darah per hari mencapai 130 hingga 200 kantong.

Membaca kebutuhan tersebut, pada momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 Polresta Malang Kota Polda Jatim bersama Peserta Didik (Serdik) Sespimma Lemdiklat Polri Angkatan 74 Tahun Anggaran 2025 menggelar donor darah dan bakti sosial bertajuk “Serdik Sespimma Peduli” di Ballroom Sanika Satyawada, Polresta Malang Kota.

Kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Praktek Kerja Profesi (PKP) peserta Sespimma Lemdiklat Polri yang saat ini tengah menempuh pendidikan kepemimpinan tingkat menengah.

PKP ini bertujuan untuk membekali peserta didik agar mampu menjadi manajer dan pimpinan tingkat pertama yang profesional

Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Sonny Irawan SIK, MH menuturkan bahwa pelaksanaan PKP di wilayah hukum Polresta Malang Kota Polda Jatim ini memiliki tujuan penting dalam proses pendidikan peserta Sespimma.

“Serdik diharapkan memiliki kemampuan manajerial, bersikap prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan, serta mampu membangun tim dan memecahkan permasalahan kepolisian di tingkat Polres,” jelas Brigjen Sonny, Rabu, (12/11/2025).

Ia menambahkan bahwa kegiatan kemanusiaan yang dilakukan juga menjadi bagian integral dari pembentukan karakter kepemimpinan yang empatik dan berorientasi pelayanan masyarakat.

Bakti sosial HKN tahun 2025 yang Mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” yang berbarengan dengan peringatan HUT PNS Polri ke-54 tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 63 kantung darah dengan 132 pendonor yang telah melewati skrining medis.

Pendonor tersebut berasal dari Polwan, Polki dan PNS Polresta Malang Kota termasuk 16 peserta Serdik Sespimma.

Selain donor darah, Baksos tersebut disi dengan penyaluran 129 paket sembako kepada yatim piatu di Yayasan Anak Bangsa, lansia dan dhuafa.

Sementara itu Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono SH, SIK, MSi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi sinergis antara jajaran Polresta Malang Kota dengan peserta PKP Serdik Sespimma Lemdiklat Polri Angkatan 74 TA 2025.

“Kegiatan donor darah dan bakti sosial ini menjadi bentuk kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat,” ujar Kombes Nanang.

Selain memperingati Hari Kesehatan Nasional, lanjut Kombes Nanang kegiatan ini juga menanamkan semangat empati, soliditas, dan kemanusiaan di kalangan anggota Polri.

Kombes Nanang menegaskan, kegiatan sosial tidak hanya berdampak positif bagi masyarakat penerima manfaat, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian di lingkungan internal Polri dalam membangun masyarakat yang sehat dan harmonis.

“Kegiatan sosial dan donor darah untuk kemanusiaan Ini merupakan wujud implementasi nilai-nilai Presisi dalam membangun hubungan yang humanis dengan masyarakat,” tegas Kombes Nanang.

Kantong darah yang berhasil dikumpulkan pada Baksos selama kurang dari 3 jam itu langsung diserahkan kepada PMI untuk dikelola dan didistribusikan.

Hal ini menjadi wujud komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, sekaligus mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.

Selain itu, Polresta Malang Kota membuktikan bahwa pelayanan dan pengabdian Polri bukan hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga bentuk nyata cinta kasih dan tanggung jawab sosial terhadap sesama.

“Generasi sehat adalah kunci masa depan bangsa yang kuat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kita tanamkan nilai kemanusiaan yang menjadi pondasi kepemimpinan dan pengabdian Polri kepada masyarakat,” pungkas Kombes Nanang.

Malaysia serta SY, seorang warga Indonesia.

“Para pelaku diamankan di wilayah Tangerang dan Jakarta Pusat dengan barang bukti sebanyak 8.500 cartridge vape berisi cairan etomidate,” kata Kombes Ronald, saat jumpa pers, Rabu (12/11/25).

Pada kesempatan yang sama Kasat Resnarkoba Polresta Bandara Soetta, AKP Michael Tandayu, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat.

Dari hasil pengembangan, diketahui bahwa jaringan tersebut dikendalikan oleh seseorang berinisial B (DPO) di Malaysia.

“Kami berhasil menyelamatkan sekitar 34 ribu jiwa dari potensi penyalahgunaan obat keras ini,” ujarnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 435 subsider Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Pasal 55 KUHP.

Mereka terancam pidana penjara maksimal lima tahun atau denda hingga Rp500 juta.

“Kasus ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam memberantas segala bentuk penyalahgunaan obat keras maupun narkotika, demi melindungi masyarakat dari dampak yang merusak,”ungkap AKP Michael Tandayu.

Menanggapi keberhasilan tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (Buher) memberikan apresiasi atas kerja cepat dan sinergi jajaran Polresta Bandara Soetta.

“Pengungkapan ini merupakan komitmen Polda Metro Jaya dalam menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan obat keras maupun narkotika yang meresahkan masyarakat,” kata Kombes Budi Hermanto.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong seluruh jajaran untuk aktif berkolaborasi dengan masyarakat dan instansi lain dalam mencegah penyalahgunaan obat keras.

“Setiap keberhasilan seperti ini bukan hanya hasil penegakan hukum, tapi juga bukti kuatnya dukungan masyarakat terhadap Polri,” Kombes Buher.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *